Indonesia dan Belarus menandatangani tujuh kesepakatan kerja sama strategis dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta. Selain itu, kedua negara juga meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama IndonesiaΓÇôBelarus 2026ΓÇô2030 sebagai kerangka pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan.

Tujuh kerja sama yang disepakati meliputi:

1. Kerja sama industri antara Kementerian Perindustrian Indonesia dan Belarus.
2. Kerja sama bidang kebudayaan.
3. Kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Nasional Belarus.
4. Kerja sama bidang kesehatan.
5. Kerja sama ilmiah dan teknis antara BRIN dan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus.
6. Kerja sama pertukaran intelijen keuangan antara PPATK dan otoritas pengawasan keuangan Belarus untuk pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
7. Kerja sama akreditasi nasional antara lembaga akreditasi kedua negara.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa kesepakatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan strategis kedua negara, khususnya di sektor industri, pertanian modern, perdagangan, teknologi, dan pendidikan.