Kodam XVII/Cenderawasih menilai film dokumenter ΓÇ£Pesta BabiΓÇ¥ berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu keharmonisan sosial masyarakat di Papua. TNI AD mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi film tersebut dan tidak mudah terpengaruh narasi yang dianggap belum tentu berimbang.

Pihak Kodam juga menegaskan setiap film yang diputar secara publik seharusnya telah melalui proses sensor resmi dari Lembaga Sensor Film (LSF). Mereka khawatir isi film dapat memunculkan ketegangan sosial di tengah upaya pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Sementara itu, film ΓÇ£Pesta BabiΓÇ¥ sendiri mengangkat isu konflik tanah adat, pembangunan, dan kondisi sosial masyarakat Papua yang dinilai sensitif serta memicu perdebatan di berbagai daerah.