China mulai mengoperasikan skuad robot polisi lalu lintas (polantas) pertama di kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang. Sebanyak 15 robot humanoid bernama Hangjing Zhixing ditempatkan di berbagai persimpangan dan kawasan wisata untuk membantu mengatur lalu lintas selama masa libur panjang Hari Buruh.
Robot-robot ini dilengkapi kamera, sensor, dan sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis, seperti pengendara motor tanpa helm, kendaraan yang melanggar marka jalan, hingga pelanggaran oleh pejalan kaki. Saat menemukan pelanggaran, robot akan memberikan peringatan suara, lalu merekam dan mengirim data ke pusat kendali jika peringatan diabaikan.
Hasilnya cukup mencolok. Dalam tiga hari pertama bertugas, robot-robot tersebut berhasil mencatat hampir 12.000 pelanggaran lalu lintas. Otoritas setempat menilai penggunaan robot dapat membantu meningkatkan efisiensi pengawasan sekaligus mengurangi beban kerja polisi manusia, terutama di lokasi yang ramai.