Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sekitar 4 persen pada pekan lalu setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Penguatan tersebut didorong oleh kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk meredanya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi serta langkah kebijakan yang mendukung stabilitas keuangan.
Meski demikian, analis menilai pergerakan IHSG pada pekan ini masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen penting, seperti perkembangan ekonomi global, kondisi geopolitik, data ekonomi China, serta kebijakan suku bunga dari bank sentral.
Secara teknikal, IHSG dinilai memiliki peluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus level resistensi tertentu, namun tetap berisiko terkoreksi jika tekanan jual kembali meningkat.